simbiotik

De Campah, Hayuk Manfaatkan Sampah!

0

Institut Seni Indonesia Denpasar

Delegasi KMDGI 16

Kreator

Ida Bagus Kade Aditya Dananjaya

I Putu Dimas Wira Mariesta

Ni Nyoman Novita Sari

I Komang Karuna Nata Waisnawa

Arkana Subrata Putragidya

Imanuel Kristyanto

I Gusti Ayu Dewi Santi Pertiwi

Deskripsi

Karya video ini merupakan dokumentasi yang dikemas seperti film pendek sekaligus bentuk kampanye edukatif mengenai permasalahan sampah plastik di Bali yang hingga saat ini masih menjadi persoalan lingkungan yang kompleks. Karya ini berangkat dari kesadaran bahwa persoalan sampah tidak hanya membutuhkan penanganan setelah sampah dihasilkan, tetapi juga membutuhkan perubahan pola pikir dan kebiasaan sejak usia dini.

Melalui pendekatan kepada anak-anak sekolah dasar, karya ini menghadirkan sebuah workshop edukasi sampah yang dikemas secara interaktif dan kreatif. Anak-anak diajak untuk mengenali jenis-jenis sampah, memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan, serta menyadari bahwa sampah yang dianggap tidak berguna masih dapat memiliki nilai dan fungsi apabila dikelola dengan tepat.
Salah satu kegiatan utama dalam workshop adalah mengajak anak-anak untuk mengolah sampah plastik menjadi sebuah karya kreatif. Proses tersebut menjadi media pembelajaran yang menggabungkan unsur edukasi lingkungan dan kreativitas. Anak-anak tidak hanya menerima informasi secara teoritis, tetapi secara langsung terlibat dalam proses memilah, mengolah, dan menciptakan sesuatu dari material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.

Video ini menyoroti proses interaksi, antusiasme, serta keterlibatan anak-anak selama mengikuti workshop. Pendekatan tersebut digunakan untuk membangun pemahaman bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui karya ini, sampah tidak diposisikan semata-mata sebagai masalah, tetapi juga sebagai media untuk membangun kesadaran, kreativitas, dan kebiasaan baru. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan, sehingga persoalan sampah di Bali tidak hanya ditangani ketika sudah menjadi masalah, tetapi dapat dicegah melalui kesadaran yang tumbuh sejak kecil.
4 Dilihat 0 Dibagikan

Komentar (0)

Silakan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.